Anies: Pendidikan untuk Semua

Spread the love
  • Kedatangan Anies Baswedan beserta rombongan disambut meriah oleh warga saat akan melangsungkan kampanye di RW 12 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat Sabtu (12/11/2016). Suasana semakin gayeng seiring dengan tabuh rebana yang dimainkan oleh warga. Dan seperti biasa, Anies pun membalas menyapa mereka dengan melayangkan salam khasnya.

    Antusiasme dan senyum kegembiraan warga Kelurahan Tanah Tinggi tersebut terlihat begitu jelas. Kondisi tersebut semakin tampak kala Anies menjadi pusat kerumunan warga untuk meminta foto bersama, sesaat sebelum memulai kampanyenya. Maklum, menurut keterangan sebagian besar warga baru kali ini ada pejabat yang mau datang menyapa mereka.

    Suasana hangat penuh keakraban pun semakin terasa disaat Anies melakukan dialog bersama warga. Karena bagi Anies dialog bukan hanya sekadar melakukan komunikasi verbal semata, lebih dari itu adalah upaya untuk mendengarkan aspirasi juga keluh kesah mereka sebagai warga Jakarta.

    Pada kesempatan tersebut seorang remaja bernama Senji Ramadhan dengan putus sekolah menyempatkan diri untuk bertanya (berkeluh kesah) kepada Anies. Dia menyampaikan soal kondisi dirinya yang tidak bisa melanjutkan pendidikan dikarenakan keterbatasan biaya. Tak luput, Senji juga meminta solusi nyata atas masalah yang dihadapinya kelak jika Anies terpilih menjadi orang nomor satu di Jakarta.

    Menjawab kegelisahan ramaja tersebut Anies menyatakan bahwa semua warga Jakarta akan memiliki hak yang sama, khsususnya bagi anak usia sekolah 6-21 tahun. Mereka akan memperoleh Kartu Jakarta Pintar (KJP)  Plus. Anies menerangkan jika KJP Plus nantinya bisa ditarik tunai, yang bisa dimanfaatkan untuk biaya kursus atau keterampilan bagi mereka yang putus sekolah.

    KJP Plus merupakan salah satu program andalan Anies-Sandi, hasil integrasi antara Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang digadang bisa menjadi solusi baik atas persoalan pendidikan anak Ibu Kota, khsusunya bagi kalangan yang membutuhkan.

    Melalui program KJP Plus Anies berharap anak putus sekolah tetap bisa mengembangkan diri dengan menjadi pribadi yang memiliki keterampilan (soft skill), agar kelak bisa lebih mandiri dan berdaya guna.

    Untuk itu, Anies juga akan melibatkan partisipasi RT/RW dalam pendataan warga. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan agar semua anak usia sekolah yang membutuhkan terdata dan tidak satupun yang tertinggal.

    Program KJP Plus bagi Anies merupakan bagian dari upaya dalam mewujudkan manusia Jakarta yang berpendidikan dan memiliki keterampilan dengan menjadikan manusia sebagai pusatnya, menuju terciptanya manusia yang bahagia dan kota yang maju.



    Oleh

    Abdullah N.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *